Potensi ZISWAF Indonesia Capai Rp343 Triliun, Direktur Laznas Al Washliyah Hadiri Rilis Nasional Filantropi Islam 2026

Jakarta Selatan, 5 Juni 2026 – Potensi filantropi Islam di Indonesia kembali menunjukkan angka yang sangat besar. Berdasarkan hasil Survei Nasional Perilaku ZISWAF 2026, total dana Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf, dan Qurban (ZISWAF) yang dikeluarkan masyarakat Muslim Indonesia dalam satu tahun terakhir diperkirakan mencapai Rp343 triliun.

Data tersebut dipaparkan dalam kegiatan Rilis Data Perilaku Filantropi Islam Indonesia 2026 yang diselenggarakan di Jakarta Selatan. Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Laznas Al Washliyah, Muh Affan, bersama para pemangku kepentingan dan pegiat filantropi Islam dari berbagai lembaga di Indonesia.

Survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia tersebut menunjukkan bahwa kontribusi terbesar berasal dari infak dan sedekah sebesar Rp221,7 triliun, diikuti qurban Rp52,3 triliun, wakaf Rp33,6 triliun, zakat maal Rp27 triliun, dan zakat fitrah Rp8,4 triliun.

Temuan ini memperlihatkan bahwa semangat berbagi masyarakat Muslim Indonesia terus tumbuh dan menjadi kekuatan besar dalam mendukung program-program sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga pengentasan kemiskinan.

Menariknya, survei juga mencatat bahwa zakat fitrah menjadi bentuk filantropi Islam dengan tingkat partisipasi tertinggi, mencapai 98,5 persen. Sementara itu, 74,8 persen masyarakat Muslim Indonesia aktif berinfak dan bersedekah.

Direktur Laznas Al Washliyah, Muh Affan, menilai hasil survei ini menjadi sinyal positif sekaligus tantangan bagi seluruh lembaga pengelola zakat untuk terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Potensi filantropi Islam Indonesia sangat luar biasa. Temuan survei ini menjadi momentum bagi seluruh lembaga zakat untuk memperkuat tata kelola, memperluas edukasi, serta menghadirkan program-program pemberdayaan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, ZISWAF dapat menjadi instrumen strategis dalam membangun kesejahteraan umat dan mendukung pembangunan bangsa,” ujar Muh Affan.

Survei tersebut juga menunjukkan adanya optimisme masyarakat untuk meningkatkan kontribusi ZISWAF pada tahun mendatang. Di sisi lain, masih banyak masyarakat yang memilih menyalurkan bantuan secara langsung kepada penerima manfaat dibandingkan melalui lembaga resmi.

Menurut Muh Affan, kondisi tersebut menjadi peluang bagi lembaga amil zakat untuk terus memperkuat literasi, membangun kepercayaan publik, dan menghadirkan program-program yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Melalui keikutsertaannya dalam forum nasional ini, Laznas Al Washliyah menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam penguatan ekosistem filantropi Islam di Indonesia melalui pengelolaan dana ZISWAF yang amanah, profesional, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan umat yang berkelanjutan.

“Rp343 triliun bukan sekadar angka. Di dalamnya terdapat harapan, kepedulian, dan kekuatan umat yang jika dikelola bersama dapat menjadi solusi bagi berbagai persoalan sosial di Indonesia.”

Tim Media Laznas Alzis Alwashliyah

Form Donasi

Pilih nominal terbaikmu

Form Konfirmasi Donasi

Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini.