PADANG – Di tengah pergantian tahun yang umumnya dirayakan dengan pesta, suasana khidmat justru terasa di Balimbing, Kota Padang. Ketua Umum PB Al Jam’iyatul Washliyah, Dr. KH. Masyhuril Khamis, SH., MM., hadir dalam rangka Safari Dakwah dan Kemanusiaan, membawa pesan spiritual sekaligus kepedulian sosial bagi masyarakat Sumatera Barat.
Kegiatan ini turut didukung dan dilaksanakan bersama LAZ Alzis Alwashliyah sebagai lembaga amil zakat resmi di bawah naungan Al Jam’iyatul Washliyah yang berperan aktif dalam penghimpunan dan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana.
Kehadiran pimpinan pusat Al Washliyah ini mencerminkan nilai utama Washliyah: menguatkan hubungan dengan Allah SWT serta mempererat kepedulian antarsesama. Acara diawali laporan Nurkhalis, SH., selaku koordinator kegiatan dan Penasehat PW Al Washliyah Sumbar, yang menekankan kuatnya peran gotong royong masyarakat Minangkabau dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Dalam tausiyahnya, KH. Masyhuril Khamis menegaskan bahwa musibah adalah sarana pendidikan iman. Ia mengingatkan bahwa para nabi pun tidak lepas dari ujian, sehingga cobaan harus dimaknai sebagai jalan peningkatan derajat keimanan. Ia juga mengajak umat menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab keimanan. Kegiatan dilanjutkan dengan zikir dan muhasabah yang dipandu Buya Agusrianto, S.Hi., MA. Jamaah diajak merenungi perjalanan sepanjang 2025 dan memperbarui komitmen spiritual menyambut tahun 2026. Acara ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis yang difasilitasi LAZ Alzis Alwashliyah.
Dukungan moril turut disampaikan Direktur Eksekutif Forum Sumatera Barat yang mengajak masyarakat bangkit dan bersatu menghadapi dampak bencana, seraya menguatkan semangat #SumbarKuat.
Pada Kamis, 1 Januari 2026, KH. Masyhuril Khamis bersama istri, Hj. Cut Nia Helfira, dan jajaran PW Al Washliyah Sumbar serta LAZ Alzis Alwashliyah meninjau lokasi terdampak bencana di Guo Belimbing dan Balai Gadang, serta mengunjungi Pesantren MTI Batangkabung.
Pihak pesantren menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut yang dinilai memberi semangat baru bagi santri untuk terus belajar di tengah keterbatasan pasca-musibah.
Kegiatan ini mendapat dukungan berbagai elemen, di antaranya KADIN Sumbar, PD PERTI, Gempita Sumbar, Forum Pemuda Sumatera Barat, serta LAZ Alzis Alwashliyah. Safari Dakwah dan Kemanusiaan ini menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan Al Washliyah dan LAZ Alzis Alwashliyah dalam menguatkan peran zikir, aksi nyata, dan persatuan umat di Ranah Minang.




